Selamat Datang Tuan dan Puan. Horas!

Selasa, 20 Januari 2026

Gadis Jembatan Kayu

Malam ini lebih dingin dari biasanya. Selepas hujan deras, suara kodok bersahutan kegirangan. Rintik air masih menetes dari pohon-pohon yang tertiup angin. Arif sedang dalam perjalanan pulang bekerja menuju kampungnya. Sedikit larut malam karena berteduh dari hujan deras. Ia melintasi jalan perkampungan yang dibelah oleh Perkebunan karet. Perkebunan karet yang dilewati sepanjang 10km. Biasanya arif menempuh dengan kecepatan 60 km/jam. Malam itu ia berjalan lebih pelan karena jalanan licin dan becek.Seperti biasa, Arif mengendarai motornya sembari mendengarkan music melalui headset. Pop Punk adalah genre favoritnya. Arif bernyanyi untuk membunuh kesendirian di perjalanan. Di Tengah-tengah perjalanan, musiknya yang diputar secara acak berganti menjadi lagu-lagu galau. Di lagu berikutnya, Ia mendengarkan lagu yang tak pernah ia dengar. Ia mendengarkan dengan samar-samar. Music semakin pelan dan terdengar seperti orang membaca puisi. Perlahan kemudian, musik berhenti dan tersisa suara seorang Perempuan menangis. Arif terus mendengarkan dan mencoba mencerna arti lagu tersebut. Suara tangis semakin intens dan kencang. Tiba-tiba Arif merasakan motornya menjadi lebih berat. Suara tangisan dari headset pun semakin nyaring terdengar. Arif menoleh ke arah spion. Ia terkejut, badannya kaku ketika melihat sosok Perempuan berambut Panjang dan berbaju putih berada di boncengannya. Suara tangisan tadi berubah menjadi suara tertawa kuntilanak. Arif menarik gas motornya sampai habis. Waktu terasa berputar sangat lama. Jalanan becek berlubang pun tak dihiraukannya. Rasa takut menguasainya. Suara tertawa kuntilanak terus menemaninya. Hingga akhirnya ia melewati sebuah jembatan kayu dan suara tersebut hilang. Arif menceritakan kisahnya ini kepada orang tuanya di rumah.


Usut punya usut di jembatan kayu yang berada di tengah perkebunan karet itu pernah ditemukan sosok jasat Perempuan. Perempuan tersebut ditemukan pada tahun 1962 dalam kondisi tewas mengenaskan dengan masih mengenakan seragam SMA. Tak hanya Arif, beberapa warga setempat juga sering melihat sosok Perempuan di sekitar jembatan tersebut. Mereka menamainya Gadis Jembatan Kayu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Animated Spinning Kunai - Naruto